Rabu, 15 Mei 2013

CINTA SEJATI


Dari sabang sampai merauke
Saya trus mencari banyangan dirimu
Saya trus mengikuti setiap jejak bayanganmu
Saya telah mencari engkau di plosok negeri ini,
dari kampung ke kampung,dari kota metropolitan ke metropolitan yang lain
Tapi bayanganmu yang kelihatan,engkau tak pernah menunjukkan bentuk nyatamu
Hari berganti hari,bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun
Aku trus mencari banyangmu tapi aku tak pernah bisa menangkapnya.
Ketika saya lelah mencari bayanganmu
Tiba-tiba engkau muncul bagaikan setan di siang bolong
Engkau datang dari tempat yang saya jejaki tiap hari,
di tempat dimana saya mengadu nasib ke depannya
Tapi mengapa saya tidak pernah menemukan dirimu dahulu
Kenapa engkau baru memperlihatkan dirimu ketika saya lelah dan putus asa mencari engkau
Tapi sampai kapanpun aku tak akan melepaskan dirimu lagi my true love

KEHANGATAN CINTA


Rasa dingin ini menusuk sampai ke sendi-sendi tulangku
Aku tak bisa berkata apa-apa
Hanya bisa menahan rasa dingin ini
Deyut nadiku terasa berhenti sesaat
Aku hanya bisa bisa berkata sepatah dua patah kata
Kadang nafas ini berhenti sesaat
Tapi
Ketika aku memandang fotomu yang saya taruh di atas meja belajarku
Sepertinya aku merasakan pelukan hangatmu
Yang membuat rasa dingin ini menjadi sebuah kehangatan
Ketika saya membayangkan kecupan bibir tipismu yang melayang di bibir ini
Deyut nadi ini berasa berdeyut kencang dan nafas ini berubah menjadi teratur.

Minggu, 17 Maret 2013

Penyesalan


Hanya hanya bisa membisu dengan semua apa yang terjadi saat ini
Yang ada hanya penyesalan
Mungkin jika ada jam waktu saya akan memutarnya kembali
Saya ingin kembali ke masa yang suram itu
Saya ingin mempaiki kesalahan itu
Tapi semuannya itu tak gunannya
Semua kejadian yang terjadi di masa lampau itu tidak perlu di tangisi lagi
Yang ada sekarang ini hanya bisa meratapi nasib di balik jeruji besi
Yang ada hanya bisa meratapi nasib di tengah-tengah para gerombolan para tikus-tikus
Yang ada sekarang ini hanya bisa pasrah menikmati namanya jeruji besi
dan merasakan suasana dingin penjara
Dan ketika keluar dari penjara ini
Saya hanya bisa pasrah ketika kembali di tengah-tengah masyarakat dengan tambah sebuah gelar
“KORUPTOR”… “KORUPTOR”





Kamis, 01 November 2012


LEPERS

Close up before the battle
No stigma showed
No erosion of facial cartilage
Of joint of hands
There must have been
A silent wasting
A progressive loss
A numbness without pain
At least that illness
We could understand
For centuries the only cure
Was the need to kill to bathe in the blood of children
To be saved

We saw the fighting distatly
On television
Forked tongues blackening
Defoliated hills

It must have happned something like that
It must have been
Rank on rank returning regiments like that..

No lesion visible
The boots in step protest